E-COMMERCE

Apa E Commerce itu…
E Commerce adalah kegiatan – kegiatan bisnis dengan tujuan mengambil keuntungan seperti penjualan, pembelian, pelayanan, informasi, dan perdagangan melalui perantara yaitu melalui suatu jaringan computer, terutama internet.

Bentuk E Commerce…
Ada beberapa bentuk E Commerce seperti…
Business to business (B2B)
B2B adalah tipe e commerce yang mengutamakan kerjasama transaksi antar perusahaan dengan menggunakan media elektronik
Collaborative Commerce (C Commerce)
Dalam C Commerce, partner bisnis saling bekerjasama secara elektronik.kerjasama ini biasanya terjadi sepanjang rantai produksi suatu barang atau jasa, misalnya produsen dengan distrbutornya.
Bussiness to Consumers (B2C)
Pada B2C, pihak penjual adalah organisasi, sedangkan pihak pembeli biasanya individu
Consumers to business (C2B)
C2B dapat mungkin konsumen membuat request akan kebutuhannya terhadap sebuah barang atau jasa kemudian organisasi atau perusahaan bersaing untuk menyediakan barang atau jasa tersebut kepada konsumen.
Consumers to Consumers (C2C)
Transaksi antar individu seperti menjual produk atau jasa kepada individu lain
IntraBusiness Commerce
Penggunaan E Commerce dalam lingkup internal perusahaan atau organisasi untuk meningkatkan kinerja dan operasi
Government to Citizens (G2C)
Pelayanan pemerintah terhadap warga negaranya melalui teknologi E Commerce, selain itu.dapat digunakan untuk kerjasama antara pemerintah dengan pemerintah lain atau dengan perusahaan
Mobile Commerce
Mobile Commerce memungkinkan penggunaan E Commerce tanpa kabel, seperti mengakses internet melalui handphone.

link: http://cezhar.wordpress.com/2008/01/24/apa-itu-e-commerce/

E-commerce atau bisa disebut Perdagangan elektronik atau e-dagang adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.

E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.

E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.

Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:

1. Menyediakan harga kompetitif
2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
4. Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
7. Mempermudah kegiatan perdagangan

Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah:

* E-mail dan Messaging
* Content Management Systems
* Dokumen, spreadsheet, database
* Akunting dan sistem keuangan
* Informasi pengiriman dan pemesanan
* Pelaporan informasi dari klien dan enterprise
* Sistem pembayaran domestik dan internasional
* Newsgroup
* On-line Shopping
* Conferencing
* Online Banking

Perusahaan yang terkenal dalam bidang ini antara lain: eBay, Yahoo, Amazon.com, Google, dan Paypal. Untuk di Indonesia, bisa dilihat tradeworld.com, bhineka.com, fastncheap.com, dll.

link: http://www.baliorange.web.id/pengertian-ecommerce/

E-commerce adalah dimana dalam satu website menyediakan atau dapatmelakukan Transaksi secara online atau juga bisa merupakan suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan “get and deliver“. E-commerce akan merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas biaya-biaya operasional untuk kegiatan trading (perdagangan) .
Adapun pendapat mengenai pengertian E-Commerce bahwa E-commerce mengacu pada internet untuk belanja online dan jangkauan lebih sempit. dimana e-commerce adalah subperangkat dari E-Bisnis. cara pembayarannya: melalui transfer uang secara digital seperti melalui account paypal atau kartu credit Sedangkan, E-Bisnis mengacu pada internet tapi jangkauan lebih luas. area bisnisnya terjadi ketika perusahaan atau individu berkomunikasi dengan klien atau nasabah melalui e-mail tapi pemasaran atau penjualan di lakukan dengan internet. dengan begitu dapat memberikan keuntungan berupa keamanan fleksibililtas dan efisiensi. cara pembayarannya yaitu dengan melaui pembayaran digital secara E-Gold dan sudah di akui di seluruh dunia dalam melakukan transaksi online.
Pada umumnya pengunjung Website dapat melihat barang atau produk yang dijual secara online (24 jam sehari) serta dapat melakukan correspondence dengan pihak penjual atau pemilik website yang dilakukan melalui email.
Dalam prakteknya, berbelanja di web memerlukan koneksi ke internet dan browser yang mendukung transaksi elektronik yang aman, seperti Microsoft Internet Explorer dan Netscape Navigator. Microsoft dan Netscape, bekerja sama dengan perusahaan kartu kredit (Visa dan MasterCard), serta perusahaan-perusahaan internet security (seperti VeriSign), telah membuat standar enkripsi khusus yang membuat transaksi melalui web menjadi sangat aman. Bahkan, Visa dan MasterCard menyediakan jaminan keamanan 100% kepada pengguna credit cardnya yang menggunakan e-com.
Adapun proses yang terdapat dalam E-Commerce adalah sebagai berikut :
1. Presentasi electronis (Pembuatan Website) untuk produk dan layanan.
2. Pemesanan secara langsung dan tersedianya tagihan.
3. Secar otomatis account pelanggan dapat secara aman (baik nomor rekening maupun nomor kartu kredit).
4. Pembayaran yang dilakukan secara langsung (online) dan penanganan transaksi.
Adapun keuntungan yang diperoleh dengan menggunakan transaksi melalui E-Commerce bagi suatu perusahaan adalah sebagai berikut :
1. Meningkatkan pendapatan dengan menggunakan online channel yang biayanya lebih murah.
2. Mengurangi biaya-biaya yang berhubungan dengan kertas, seperti biaya pos surat, pencetakan, report, dan sebagainya.
3. Mengurangi keterlambatan dengan menggunakan transfer elektronik/pembayaran yang tepat waktu dan dapat langsung dicek.
4. Mempercepat pelayanan ke pelanggan, dan pelayanan lebih responsif.

B. Contoh E-Commerce.
Banyak sekali yang dapat kita lakukan melalui E-Commerce yaitu :
1. Pembelian buku melalui online.
2. Pembelian elektronik melalui online.
3. Pembelian kendaraan melalui online.
4. Pembelian pakaian melalui online, dll.

C. Dampak Positif dan Negatif E-Commerce.
Didalam dunia E-Commerce pasti terdapat dampak positif dan negativenya.
Dampak positifnya, yaitu :
1. Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.
2. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
3. Menurunkan biaya operasional(operating cost).
4. Melebarkan jangkauan (global reach).
5. Meningkatkan customer loyality.
6. Meningkatkan supplier management.
7. Memperpendek waktu produksi.
8. Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan).
Dampak negativenya, yaitu :
1. Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan. Seorang penipu mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya atau dia telah mengganti semua data finansial yang ada.
2. Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban.
3. Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam.
4. Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalkan seorang hacker yang berhasil membobol sebuah sistem perbankan. Setelah itu dia memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri.
5. Kehilangan kepercayaan dari para konsumen. Ini karena berbagai macam faktor seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.
6. Kerugian yang tidak terduga. Disebabkan oleh gangguan yang dilakukan dengan sengaja, ketidakjujuran, praktek bisnis yang tidak benar, kesalahan faktor manusia, kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem elektronik.

link: http://t4riee.blogspot.com/2008/04/makalah-e-commerce.html

e-commerce (electronic commerce) merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelayanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronik (menurut Onno W. Purbo,mengutip pendapat David Baum). Jika kita berbisnis di internet, sudah pasti kita menggunakan e-commerce, karena e-commerce juga memiliki pengertian penyediaan sarana untuk membeli dan menjual produk, jasa, dan informasi melalui internet atau fasilitas online lainnya. Kita menggunakan fasilitas apapun di internet yang sifatnya perdagangan, masih dikategorikan dalam e-commerce juga. Untuk cara kerja sistem e-commerce disesuaikan dengan keinginan pebisnis tersebut. Ada tiga aplikasi pada sistem e-commerce:

1. Electronic Markets (EMs)
EMs adalah sebuah sarana yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk melakukan/menyajikan penawaran dalam sebuah segmen pasar, sehingga pembeli dapat membandingkan berbagai macam harga yang ditawarkan. Dalam pengertian lain, EMs adalah sebuah sistem informasi antar organisasi yang menyediakan fasilitas-fasilitas bagi para penjual dan pembeli untuk bertukar informasi tentang harga dan produk yang ditawarkan. Keuntungan fasilitas EMs bagi pelanggan adalah terlihat lebih nyata dan efisien. Sedangkan bagi penjual, ia dapat mendistribusikan informasi mengenai produk dan service yang ditawarkan dengan lebih cepat sehingga dapat menarik pelanggan lebih banyak.

2. Electronic Data Interchange (EDI)
EDI adalah sarana untuk mengefisienkan pertukaran data transaksi-transaksi reguler yang berulang dalam jumlah besar antara organisasi-organisasi komersial.

Secara formal EDI didefinisikan oleh International Data Exchange Association (IDEA) sebagai transfer data terstruktur dengan format standard yang telah disetujui yang dilakukan dari satu sistem komputer ke sistem komputer yang lain dengan menggunakan media elektronik”. EDI sangat luas penggunaannya, biasanya digunakan oleh kelompok retail yang besar ketika melakukan bisnis dagang dengan para supplier mereka.

EDI memiliki standardisasi pengodean transaksi perdagangan, sehingga organisasi komersial tersebut dapat berkomunikasi secara langsung dari satu sistem komputer yang satu ke sistem komputer yang lain tanpa memerlukan hardcopy, faktur, serta terhindar dari penundaan, kesalahan yang tidak disengaja dalam penanganan berkas dan intervensi dari manusia.

Keuntungan dalam menggunakan EDI adalah waktu pemesanan yang singkat, mengurangi biaya, mengurangi kesalahan, memperoleh respon yang cepat, pengiriman faktur yang cepat dan akurat serta pembayaran dapat dilakukan secara elektronik.

3. Internet Commerce
Internet commerce adalah penggunaan internet yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk perdagangan. Kegiatan komersial ini seperti iklan dalam penjualan produk dan jasa. Transaksi yang dapat dilakukan di internet antara lain pemesanan/pembelian barang, yang kemudian akan dikirim melalui pos atau sarana lain setelah uang ditransfer ke rekening penjual.

Penggunaan internet sebagai media pemasaran dan saluran penjualan terbukti mempunyai keuntungan antara lain untuk beberapa produk tertentu lebih sesuai ditawarkan melalui internet; harga lebih murah mengingat membuat situs di internet lebih murah biayanya dibandingkan dengan membuka outlet retail di berbagai tempat; internet merupakan media promosi perusahaan dan produk yang paling tepat dengan harga yang relatif lebih murah; serta pembelian melalui internet akan diikuti dengan layanan pengantaran barang sampai di tempat pemesan.

link: http://www.annida-online.com/internid/tentang-e-commerce.html

e=Electronic
Commerce=Comercial/Transaksi/Bisnis/Jual-Beli
e-Commerce= Proses jual-Beli atau transakasi yang dilakukan dengan kedua pihak (penjual dan pembeli) yang dilakukan dengan media Elektronic.

Proses komersial menggunakan media elektronik sebenarnya sudah berkembang sejak tahun 1970 dan 1980, adapun contoh nya adalah Electronic Data Interchange(EDI tahun 1970) dan Electronic Fund Transfer(EFT 1980), perlu temen-temen ketahui bahwa ATM(Auto Teller Machine/Anjungan Tunai Madiri) juga termasuk e-Commerce lho.. selain itu transaksi yg dilakukan teller bank via telp juga masuk sebagai e-commerce.. hehe pasti makin bingung..hehe..

Manfaat perkembangan sarana informasi web bagi e-Commerce?
Perkembangan web sampai saat ini turut mendukung perkembangan e-Commerce, dengan menggunakan media web hubungan antara penjual dan pembeli bisa lebih atraktif,sebagai contoh, pembeli tidak cuma bisa melihat barang yang dijual, tetapi pembeli bia juga mengirimkan surat via email atau mengisi formulir pembelian dan perjajian dengan pihak penjual secara online.

Kurang Lebih seperti ini proses nya..

ket. baik gambar sebelah kiri atau sebuah kanan merupakan kerangka kerja sebuah e-Commerce

Keuntungan e-Commerce dibandingkan proses transaksi Manual
Tingkat efisiensi kerja adalah faktor penting perubahan tata cara kerja dari manual ke e-Commerce, dengan proses secara manual kita(pihak pembeli) harus menempuh beberapa tahap untuk dapat berhungan langsung dengan pihak penjual,kita harus menggunakan jasa kurir, pencetakan dokumen pembelian,dan pengisian data ulang pembelian, sehingga dengan adanya banyak tahap ini semakin memperbesar terjadinya kesalahan dalam proses transaksi, selain itu anggaran biaya semakin bertambah banyak karena kita menggunakan pihak luar selama proses transaksi. e-Commerce akan langsung menghubungkan kita denga penjual secara online lewat media web, sehingga itu bisa menekan biaya dan mengurangi resiko kesalahan dalam bertransaksi.
Kesimpulannya e-commerce tidak semata-mata perdagangan yang dilakukan dengan media web masih banyak lagi.. asalkan dia(transaksi) dilakukan dengan media electronic.. hehe makin bingung pasti.. sama!

download gambar ruang lingkup nya e-Commerce Di sini
Untuk lengkapnya silahkan donwload file pdf nya Klik
Di Sini

link: http://aeryice.blogspot.com/2009/03/apa-itu-e-commerce.html

SHANGHAI, 3 Maret (ANTARA/PRNewswire-AsiaNet) — Karena produsen mulai meningkatkan produksi dalam mengantisipasi pemulihan ekonomi global, e-commerce menjadi alat yang penting dalam memperoleh kembali daya saing dengan memberikan efisiensi bagi pembeli dan penjual di seluruh jaringan pasokan, demikian Shelley Bausch, wakil presiden sekaligus direktur eksekutif XIAMETER(R) merek Dow Corning yang menggunakan web.

“Untuk dapat membandingkan harga, melakukan pemesanan dan memeriksa status pesanan kapan pun pada siang atau malam dari mana saja di dunia memberikan keuntungan besar di pasar global dengan kondisi ekonomi yang tak menentu,” kata Bausch. “E-commerce dalam industri kimia merupakan cara sederhana yang efisien membeli dan menjual yang berdampak langsung di garis bawah.”

Model bisnis XIAMETER(R) merupakan contoh praktik terbaik e-commerce sejak ia diluncurkan pada 2002 oleh Dow Corning untuk melayani pelanggan yang menginginkan dan membutuhkan penetapan harga 24 jam yang didorong pasar untuk produk silikon standar. Bahan-bahan ini banyak digunakan sebagai peningkat kinerja oleh beragam industri, termasuk perawatan pribadi, tekstil, konstruksi, otomotif dan banyak lagi, di mana mereka memberikan mutu seperti keawetan, stabilitas, pelekatan dan tahan cuaca.

Berdasarkan keberhasilan dan penelitian akan kebutuhan pelanggan, Dow Corning tahun lalu memperluas model bisnis XIAMETER ke lebih dari 2.100 produk, platform masuk pesanan baru dengan fungsi swalayan yang ditingkatkan, jumlah volume yang diperbanyak, opsi penetapan harga dan jangka waktu kredit, serta kemampuan untuk membeli langsung dari http://www.xiameter.comatau melalui distributor lokal.

Platform XIAMETER(R) yang diperluas memberi pelanggan kemampuan untuk melindungi arus tunai mereka melalui opsi pembayaran fleksibel yang dapat diubah setiap kali pelanggan melakukan pesanan. Seorang pelanggan boleh jadi butuh waktu dua bulan untuk membeli di saat-saat menghemat uang tunai penting atau mereka mungkin memilih untuk membayar dalam waktu 15 hari ketika mereka ingin mengambil potongan harga.

Pelanggan dapat mengontrol biaya inventarisasi dengan membolehkan untuk memilih jenjang harga yang paling tepat berdasarkan jumlah volume yang ingin mereka beli. Apabila biaya inventarisasinya rendah, mereka bisa memilih untuk memanfaatkan harga yang lebih rendah melalui pembelian volume yang lebih tinggi, atau sebaliknya apabila biaya inventarisasinya tinggi.

Karena model bisnis XIAMETER menawarkan penetapan harga berbasis pasar, pelanggan dapat memanfaatkan sourcing lebih banyak volume melalui http://www.xiameter.com apabila harganya rendah. Pelanggan juga dapat memperoleh perjanjian pasokan on-line atau memanfaatkan potongan harga keluarga produk kapan pun untuk ikut menghemat.

“Melindungi arus tunai, mengelola inventarisasi, dan menghemat akan menjadi kriteria keberhasilan sementara perusahaan dan ekonomi memulih,” ujar Bausch. “Pada akhirnya, pemasok memperoleh keuntungan bersaing dengan membantu pelanggannya memperoleh keuntungan bersaingnya sendiri. Dengan memahami kebutuhan pelanggan Anda dan menggunakan inovasi model bisnis yang memberi efisiensi dan pilihan, Anda akan berada di posisi yang lebih baik untuk memperoleh keuntungan itu.”

Link: http://www.antaranews.com/berita/1267585098/penggunaan-e-commerce-penting-untuk-permudah-jalan-yang-sulit-dalam-pemulihan-ekonomi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s