Pemimpin & menu makanan

Pemimpin dan Menu Makanan

“SEKARANG ini kita tidak bisa minum kopi di Bali, di Medan atau di Jakarta.,” kata Abu Macel kepada para sahabatnya. Semua terperanjat. Bermacam-macam pikiran mereka mendengar pernyataan itu.
“Mengapa tidak bisa? Mengapa tidak bisa?” tanya Abu Bongoh dan Abu Mardut bersahutan.
“Ya tentu dong, sebab posisi kita saat ini jauh dari Bali, Medan dan Jakarta. Jadi mari kita minum kopi di tempat yang dekat saja, yaitu di Kedai Kopi GOR Radio yang dikawal Pak Gunika di Jalan Airlangga Mataram,” jawab Abu Macel senyum.
Obrolan mereka terus mengalir hingga pada tema acara memilih pemimpin berdasarkan menu makanan. “Sekarang ini telah ditemukan metodologi memilih pemimpin dengan pendekatan lima jenis makanan yang biasa ditemukan tiap hari,” kata Abu Macel.
“Apa saja yang lima itu Cel,” tanya Abu Bongoh.
“Agar tak bersinggungan dengan nomor para calon maka saya mulai dari angka sepuluh saja,” kata Macel berkelit.
“Kesepuluh adalah kepiting Rebus. Keras, namun di dalamnya pebuh gizi. Tapi bagi pengidap kolesterol tak diperkenankan untuk menikmatnya. Artinya ini jenis pemimpin hanya untuk golongan tertentu,” jelas Macel.
“Kedua belas, Bubur Ayam. Enak disantap saat hangat saja, kalau sudah dingin tak nikmat bahkan bisa bikin eneg. Pemimpin jenis ini biasanya bayak janji dan omong besar sehingga lama- kelamaan semua tak terbukti. Ketigabelas, Rendang. Makanan ini pedes dan panas, banyak ragi dan berminyak. Pemimpin jenis ini biasanya galak, culas dan licin seperti minyak,” lanjutnya.
“Keempat belas, Maanan Kaleng. Meski kelihatannya segar tapi mengandung bahan pengawet, zat pewarna bahkan pemanis buatan. Agar tahan lama, makanan ini harus disimpan di lemari pendingin, sehingga membutuhkan biaya cukup besar. Jenis pemimpin ini hanya mengandalkan kemasan dan tampilan saja dan banyak menguras APBD untuk hidupnya,” jelas Macel.
“Lantas pemimpin yang mana yang baik Cel,”tanya Mardut.
“Itu terserah kalian tapi yang terakhir ini penting diperhatikan, yakni Pemimpin tipe Sayur Bening. Bahan sayur ini mudah diperoleh, dapat dipetik di pagar-pagar atau di halaman rumah, bumbu-bumbunya pun gampang diramu. Cukup dengan air putih, bawang merah dan garam secukupnya sudah terasa lezat. Dinikmati saat panas maupun dingin tetap bervitamin. Nah silahkan menemukan pemimpin tipe ini. Selamat menikmati,” kata Abu Macel menutup obrolan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s